Kolaborasi Merawat Hutan

Posted by

Oleh Suryansah

Berbicara mengenai hutan takkan pernah ada hentinya di zaman sekarang. Saat orang-orang selalu beropini terkait Pemilihan Umum (KPU) menentukan siapa yang bakalan duduk lima tahun mendatang di tahun 2019 atau sering disebut tahun politik. Pandangan sebagian besar orang Indonesia tertuju kepada pesta demokrasi yang dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019. Sebagian kecil lainnya melakukan edukasi melestarikan hutan Indonesia agar tetap terjaga.


Di Indonesia hutan merupakan hal yang sangat penting yang diatur dalam undang-undang. Hutan juga memiliki kegunaan diantaranya menghasilkan oksigen, mengatur tata air, penanggulangan bencana. Kehadiran hutan menjadi peran dalam menentukan kelangsungan hidup mahkluk hidup tanpa kecuali.Belakangan ini di Indonesia sering terjadi pembalakan liar atau dikenal dengan illegal logging. Pulau Kalimantan menjadi salah praktek illegal logging yang selalu menjadi masalah dalam kerusakan hutan kerena luas hutannya, yaitu sekitar 40,8 juta hektar (ha). Berdasarkan data dari penelitianPlus One dalam Jurnalnya menunjukkan lebih dari 30 % dari hutan tropis Kalimantan telah hancur selama 40 tahun terakhir akibat kebakaran, industri penebangan kayu dan industri perkebunan. Dalam jurnal tersebut menjelaskan kerusakan hutan Kalimantan dua kali lipat lebih tinggi dari sisa luasan hutan tropis dunia.

Kondisi Hutan Kalimantan 1973 – 2010/ www.journals/plos.org

Melihat fenomena diatas, perlu adanya dorongan dari berbagai piak dalam mengkampanyekan menyelamatkan hutan. Ide untuk melestarikan hutan terus digaungkan oleh Yayasan Doktor Sjahrir berkerja sama dengan The Climate Reality Project Indonesia yang dikemas dalam event Forest Talk With Bloggers yang selenggarakan di berbagai kota besar di Indonesia.Yayasan Doktor Sjahrir merupakan salah satu yayasan yang memiliki gagasan untuk berperan aktif menjaga hutan agar tetap lestari, Yayasan ini mengusung misi sosial dari almarhum Dr Sjahrir, bergerak dilintas sektor termasuk bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.  
Kondisi Hutan Indonesia Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah luas daratan dan perairan kawasan hutan 126,0 juta hektar. Berbeda dengan catatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2017 mencatat 63% atau 120,6 juta hektar daratannya adalah kawasan hutan. Sedangkan sisanya 37% merupakan areal penggunaan lain (APL), terdapat juga, sekitar 5,3 juta hektar perarian wilayah indonesia ditetapkan sebagai kawasan konservasi perairan. 

Penggunaan hutan di Indonesia/ doc. the Climate Reality Project Indonesia
Perkembangan hutan Indonesia tahun 2016-2017/ www.mongabay.com

Melibatkan Berbagai PihakAda berbagai pihak yang diikutserta dalam pembahasan pengelolaan hutan diataranya Desa Sumber Agung Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya. Desa ini mampu mengelola potensi sumber daya yang ada di desa. Mereka dipertemukan di Kota Pontianak yang menjadi kota Ketiga dalam eventForest Talk With Bloggers. Permuan ini juga melibatkan 40 blogger.

40 Blogger dalam event Forest Talk With Bloggers/ doc. Prribadi

Kesempatan ini dimanfaatkan dalam memperluas wawasan terkait tentang hutan, manusia, hewan, tumbuhan yang hidup disekitarnya. Tidak hanya berbicara tentang kayu, pohon, hijau. Agenda ini dijadwal hari Sabtu (20 April 2019) di Hotel Ibis Pontianak. Dalam event ini, para blogger dapat berpartisipasi dalam mengkampanyekan pengelolaan hutan dengan menggunkan media sosial dengan bijak sesuai dengan kenyataan.  

Konsep 5 pilar yang dapat dilakukan berbagai pihak/ Doc. App Sinarmas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *