Hutan Sebagai Kebanggaan Bangsa

Posted by

Oleh : Liansyah

Apa kabar sahabat semua, semoga baik-baik saja, yang sedang dilanda  masalah semoga segera terselesaikan, yang lagi bahagia jangan lupa tularkan kebahagian pada orang lain, pokoknya apa pun yang kamu rasakan semoga baik-baik saja, selamat datang kembali di blog ku, kali ini kita akan membahas  tentang “Hutan Sebagai Kebanggan Bangsa”, mungkin tulisan ini agak serius dan sedikit membosankan, aku harap semuanya menyelesaikan bacaan pada tulisan ini agar tiada dusta antara kita.
Tulisan ini sejatinya  terinspirasi dari sebuah Forest Talk with blogger yang diselenggarakan oleh Yayasan Doktor Sjharir dan Lestari Hutan, secara pribadi banyak sekali Ilmu yang telah aku dapatkan, tentu di beberapa sesi, ada banyak paparan materi tentang kegiatan manusia yang melibatkan hutan, dan terkadang kegiatan itu  banyak sekali merugikan sebelah pihak, sebagai seorang blogger yang masih receh ini sudah menjadi kewajiban untuk menyebar luaskan informasi kepada masyarakat umum, semoga aja ilmu ini bermanfaat, jadi jangan berlama-lama lagi dan lanjut membaca.

Bicara tentang hutan menurut ku hutan adalah paru-paru bumi dan sesuatu yang sangat menakjubkan, karena hutan adalah penyuplai oksigen (O2), tempat hidup  berbagai flora dan fauna, bahkan sesuatu yang  belum ditemukan manusia mungkin saja ada di hutan. Hutan sebagai kawasan pemberi sejuta manfaat untuk eksosistem, namun akhir-akhir ini telah terjadi berbagai bencana akibat berkurangnya kawasan hutan, misalnya terjadi perbedaan suhu yang cukup besar, di Amerika suhu mencapai -40 derajat celcius sedangkan Australia 50 derajat celcius, kemudian ada sekitar  60 juta jiwa sebagai  korban bencana  iklim tahun 2018 dihitung secara global, di Indonesia ada 2481 bencana, 97% hidrometeorologidan 10 juta orang menderita serta mengungsi, sungguh ironi yang sangat menyedihkan.
Hal ini terjadi karena kegiatan manusia yang berlebihan, misalnya  penggunaan  transportasi yang berlebihan, pembakaran hutan, sistem tempat pembuangan sampah, proses industri, tambang batu bara, produski minyak yang berakibat pada pencemaran udara yang kemudian menimbulkan efek gas rumah kaca, efek inilah yang menjadi sebab terjadinya pemasanan global/perubahan iklim, dan akhirnya berdampak pada timbulnya bencana.

Selain masalah emisi gas rumah kaca dan kegiatan manusia yang berlebihan ternyata pembablakan hutan yang tidak disertai dengan penutupan lahan juga berdampak buruk bagi eksosistem, permasalahan seperti deforestasi atau perubahan secara besar areal hutan menjadi areal tidak berhutan yang diakibatkan intevertasi aktivitas manusia, dan degradasi hutan atau penurunan kualitas hutan juga berdampak buruk bagi ekosistem di bumi.
Laju deforestasi di Indonesia dapat tergambarkan melalui gambar dibawah ini :

Selain itu konversi hutan juga sangat berpengaruh bagi keberlangsungan hutan, konversi hutan adalah hutan yang ditetapakan untuk berbagai kepentingan pembangunan di luar bidang kehutanan, misalnya pertambangan, industri, persawahan, dan perkebunan, nah lagi-lagi jika konversi hutan ini tidak disertai dengan tutupan lahan akan berdampak buruk bagi eksosistem.
Konversi hutan dan tutupan lahan dapat di lihat pada gambar bawah ini:

Kemudian apa yang dapat dilakukan oleh kita sebagai manusia, pertama mendukung pelestarian hutan yang ada, kemudian mendukung hasil hutan bukan kayu, pemanfaatan jasa ekosistem, mendukung ekonomi masyarakat tepi hutan. Selain itu solusi kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan sektor wisata juga perlu dikuatkan, untuk keberlangsungan ekosistem hutan.

Pengurangan emisi sektor kehutanan juga perlu dilakukan oleh semua pihak, misalnya mencegah pembalakan liar, penanaman dikawasan hutan, rehabilitasi hutan dan lahan, rehabilitasi mangrove, penanamanan dengan tanaman perkebunan, perluasan perkebunan di tanah terlantar.
Hutan adalah habitat yang berkesinambungan, sebagai seorang masyarakat kita dapat berpartisipasi dengan menanam pohon untuk ekonomi kreatif, misalnya menanam pohon sumber serat, Rotan, Kelapa, Nipah, dan lain-lain yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan ecoproduct, dan memberdayakan masyarakat

Memang tidak mudah menjaga hutan dan melestarikan nya, terlepas dari apapun pekerjaan mu, ibu rumah tangga, youtuber, blogger, atau aktivis lingkungan, ayo bersama-sama kita eratkan tangan, genggam persaudaraan, kita rawat bersama-sama hutan untuk bumi yang lebih baik. Mulai perubahan dengan hal kecil seperti hidup ramah lingkungan, dengan satu langkah kecil bersama maka kita dapat membuat perubahan besar. Ayo Jadikan hutan sebagai kebanggan bersama.
Hal-hal receh berikut ini mungkin dapat berdampak besar untuk bumi, hutan dan kita semua
Pertama Menanam Pohon dan TanamanSelain menyenangkan menanam pohon juga memberikan dampak yang besar bagi lingkungan, suplai oksigen jadi lebih banyak, kita pun nyaman untuk bernafas, sebenarnya tidak susah untuk bercocok tanam, mulai saja seperti menanam cabai, atau terong, asal jangan dicaebiin aja terongnya, hehe, menanam pohon juga bisa kita gawaikan di lingkungan rumah, mungkin sekarang tidak dapat merasakan manfaatnya, tapi hal ini bisa menjadi amal dan hadiah untuk generasi selanjutnya.
Kedua membawa botol minuman tidak sekali pakaiMembawa botol minuman di zaman sekarang, sudah menjadi tren dan kekinian nggak perlu malu, desain botol minuman juga banyak yang kece, tahukah kalian bahwa sampah plastik di muka bumi ini udah terlalu banyak dan membludak jadi jangan tambah masalah lagi dengan membuang sampah botol mineral di manapun dengan suka hati.
Ketiga Membuang Sampah pada tempatnyaMungkin udah pada bosan mendengar kata-kata ini, sebagai manusia tidak ada salahnya untuk saling mengingatkan, sampah memang masalah yang tak berujung, namun kita dapat menekan pengeluaran sampah dari diri sendiri, ya diri sendiri, jika sejuta orang yang berpikir seperti ini, aku yakin bumi dan hutan dapat kembali lestari.

Sebelum mengakhiri tulisan ini, aku ingin sedikit membagikan sebuah video yang pernah viral di berbagai platform media sosial, video yang bercerita tentang perlawanan dari seekor orang utan melawan bulldozer, video ini aku dapatkan dari situs dw.com

Puisi Untuk Manusia
Dimana ku cari

Sebatang pohon di film Lorax

Rela ku beri tubuh ini untuk mu

Rela ku potong akarku untuk tidurmu
Malam ini dan seterunya ku kan menghilang

Harapan menjemput ratapBumi tempat bepijak telah hilang

Awan telah enggan berbicara
Sementara ini kau menang

Tunggu hari pembalasan akan datang

Selamat bermimpi salam damai sebelum terlambat

Keseruan Forest Talk With Blogger di Pontianak



Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *